
Hukum Positif Indonesia-
Sistematika Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perlindungan Saksi dan Korban
- BAB I Ketentuan Umum (Pasal 1 – Pasal 4).
- BAB II Perlindungan Hak Saksi, Korban, Saksi Pelaku, Saksi Pelapor, Informan, dan/atau Ahli (Pasal 5 – Pasal 12).
- BAB III Dana Abadi Korban, Restitusi, dan Kompensasi (Pasal 13 – Pasal 24).
- BAB IV Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (Pasal 25 – Pasal 48).
- BAB V Syarat dan Tata Cara Pemberian Perlindungan (Pasal 49 – Pasal 62).
- BAB VI Kerja Sama (Pasal 63 – Pasal 67).
- BAB VII Peran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pasal 68).
- BAB VIII Partisipasi Masyarakat (Pasal 69).
- BAB IX Pendanaan (Pasal 70).
- BAB X Ketentuan Pidana (Pasal 71).
- BAB XI Ketentuan Peralihan (Pasal 72 – Pasal 73).
- BAB XII Ketentuan Penutup (Pasal 74 – Pasal 78).
Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2026 Nomor 59
Keterangan: Mencabut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006.
