Kontribusi Indonesia dalam Standarisasi Nama Negara

Hukum Positif Indonesia-

Dokumen di bawah ini menguraikan kontribusi Indonesia kepada Kelompok Ahli Nama Geografis Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan fokus pada dokumen eksonim yang diperbarui untuk nama negara dunia.

Dalam uraian ini disampaikan mengenai:

Latar Belakang dan Tujuan

Indonesia telah berpartisipasi aktif dalam forum United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN), khususnya melalui Kelompok Kerja Nama Negara. Pada tahun 2019, Indonesia menyerahkan daftar lengkap nama ibu kota dunia dan nama negara yang direvisi.

Pada periode 2021 – 2024 Indonesia telah aktif memperbaiki inkonsistenasi dalam ejaan nama negara dan meyelaraskannya dengan standar linguistik Indonesia melalui UNGEGN Inisiatif ini berupaya untuk menstandarkan referensi nama negara dalam dokumen resmi, materi pendidikan, dan media, memastikan akurasi dan konsistensi bahasa.

Kolaborasi dan Pengembangan

  1. Badan Informasi Geospasial Indonesia (BIG) memimpin pembaruan bekerja sama dengan Badan Nasional Pengembangan dan Budidaya Bahasa (BPPB), pakar linguistik dari Universitas Indonesia, dan Kementerian Luar Negeri.
  2. Pertemuan yang diadakan pada akhir 2024 berfokus pada penyelesaian dokumen eksonim, memastikan bahwa pengucapan dan ejaan sesuai dengan standar ortografi dan fonologis Indonesia.
  3. Upaya ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk memajukan tujuan UNGEGN dan berkontribusi pada standarisasi nama geografis global.

Dokumen Eksonim yang Diperbarui

  1. Dokumen ini menyajikan satu set lengkap eksonim bahasa Indonesia untuk nama negara, yang akan menggantikan versi sebelumnya.
  2. Eksonim mencakup nama pendek dan formal untuk setiap negara, memastikan kejelasan dan konsistensi dalam penggunaan.
  3. Daftar yang diperbarui sangat penting untuk berbagai konteks resmi, termasuk korespondensi negara, catatan pemerintah, dan sumber daya pendidikan.

Pentingnya Standardisasi

  1. Standarisasi nama negara sangat penting untuk komunikasi yang efektif dalam hubungan internasional dan diplomasi.
  2. Representasi nama negara yang akurat mendukung inisiatif pendidikan dan meningkatkan pemahaman publik tentang geografi global.
  3. Inisiatif ini menggarisbawahi pentingnya ketepatan linguistik dalam menumbuhkan rasa saling menghormati dan memahami di antara bangsa-bangsa.

Kesimpulan

  1. Dokumen eksonim Indonesia yang diperbarui merupakan langkah signifikan untuk mencapai konsistensi dalam representasi nama negara.
  2. Dengan menyelaraskan dengan standar internasional, Indonesia memperkuat perannya dalam upaya global untuk menstandarkan nama geografis, mempromosikan kejelasan dan akurasi dalam wacana internasional.
  3. Inisiatif ini tidak hanya menguntungkan Indonesia tetapi juga berkontribusi pada tujuan UNGEGN dan masyarakat internasional yang lebih luas.

Contoh

  1. Nama negara “Egypt” dengan nama formilnya “Arab Republic of Egypt” dalam Bahasa Indonesia menjadi “Mesir” dengan nama forminya “Republik Arab Mesir”.
  2. Nama negara “Thailand” dengan nama formilnya “Kingdom of Thailand” dalam Bahasa Indonesia menjadi “Tailan” dengan nama formilnya “Kerajaan Tailan”.
  3. Nama negara “Brazil” dengan nama forminya “Federative Republic of Brazil” dalam Bahasa Indonesia menjadi “Brasil” dengan nama formilnya “Republik Federasi Brasil”.

Selengkapnya mengenai nama-nama negara yang disesuakan penyebutan dan penulisannya dalam Bahasa Indonesia dapat lihat dalam lampiran dibawah ini. -RenTo190126-

Ringkasan Isi Dokumen

  • Judul: Updated world country names: short and formal names
  • Nomor: GEGN.2/2025/122/CRP.122
  • Tanggal: 10 Maret 2025
  • Sidang: United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN), New York, 28 April – 2 Mei 2025
  • Pengusul: Indonesia

Pemerhati Hukum dan Permasalahan Sosial

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top

Eksplorasi konten lain dari Hukum Positif Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca