Sumber Penerimaan Daerah

ilustrasi google

By : Rendra Topan

Penerimaan daerah adalah uang yang masuk ke kas daerah. Penerimaan daerah dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah terdiri dari pendapatan daerah dan pembiayaan.

Pendapatan daerah adalah hak pemerintah daerah yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih dalam periode tahun berjalan, bersumber dari :

  1. Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  2. Dana Perimbangan.
  3. Lain-lain Pendapatan.

Pembiayaan adalah setiap penerimaan yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun tahun-tahun anggaran berikutnya, bersumber dari :

  1. Sisa lebih perhitungan anggaran daerah.
  2. Penerimaan pinjaman daerah.
  3. Dana cadangan daerah.
  4. Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan.

Pendapatan Asli Daerah

Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurut Pasal 1 angka 18 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Adapun PAD bertujuan untuk memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mendanai pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan potensi daerah sebagai perwujudan desentralisasi (Pasal 3 ayat (1) UU No. 33 Tahun 2004). Sumber PAD dalam Pasal 6 UU No.33 Tahun 2004 disebutkan :

  1. Pajak Daerah
  2. Retribusi Daerah
  3. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan
  4. Lain-lain PAD yang sah, yaitu :

    – Hasil penjualan kekayaan daerah yang tidak dipisahkan.

    – Jasa giro.

    – Pendapatan bunga.

    – Keuntungan selisih nilai tukarterhadap mata uang asing.

    – Komisi, potongan ataupun bentuk lain sebagai akibat dari penjualan dan/atau

      pengadaan barang dan/atau jasa oleh daerah.

Untuk meningkatan pendapatan asli daerah, pemerintah daerah dilarang untuk menetapkan peraturan daerah tentang pendapatan yang menyebabkan ekonomi biaya tinggi dan yang menghambat mobilitas penduduk, lalu lintas barang dan jasa antar daerah, dan kegiatan impor/ekspor.

Dana Perimbangan

Dana perimbangan disebutkan dalam Pasal 1 angka 19 UU No. 33 Tahun 2004 adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.

Dana perimbangan bertujuan untuk mengurangi kesenjangan fiskal antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dan antar sesama pemerintah daerah. Dana perimbangan ini ditetapkan setiap tahun anggaran dalam APBN, yang teridiri atas :

  1. Dana Bagi Hasil, bersumber pada pajak dan sumber daya alam.
  2. Dana Alokasi Umum, paling sedikit 26% dalam pendapatan dalam negeri netto yang ditetapakan dalam APBN.
  3. Dana Alokasi Khusus, besaran ditetapkan setiap tahunnya dalam APBN dan dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah.

Lain-Lain Pendapatan 

Lain-lain pendapatan terdiri atas pendapatan hibah dan pendapatan dana darurat. Pendapatan hibah adalah penerimaan daerah yang berasal dari pemerintah negara asing, badan/lembaga asing, badan/lembaga internasional, pemerintah, badan/lembaga dalam negeri atau perseorangan, baik dalam bentuk devisa, rupiah maupunbarang dan/atau jasa, termasuk tenaga ahli dan pelatihan yang tidak perlu dibayar kembali.

Dana darurat adalah dana yang bersal dari APBN yang dialokasikan kepada daerah yang mengalami bencana nasional, peristiwa luar biasa, dan/atau krisis solvabilitas (krisis untuk memenuhi semua kewajibannya). (RenTo)(231018)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.