Perhubungan

Angkutan Jalan

Photo by Andre Furtado on Pexels.com

Hukum Positif Indonesia-

Pemerintah Indonesia menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan, yang merupakan peraturan pelaksana dari beberapa ketentuan pasal yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Artikel ini menguraikan secara ringkas mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan dengan sistematika sebagai berikut:

  1. Pengertian.
  2. Jenis angkutan.
  3. Kewajiban penyediaan angkutan umum.

Pengertian

Pengertian dari isitilah yang digunakan dalam artikel ini mengacu pada ketentuan umum yang terdapat dalam Pasal 1 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan, antara lain:

  1. Angkutan; adalah perpindahan orang dan/atau barang dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kendaraan di ruang lalu lintas jalan.
  2. Kendaraan; adalah adalah saran angkut di jalan yang terdiri atas kendaraan bermotor dan kendaraan tidak bermotor.
  3. Kendaraan bermotor; adalah setiap kendaraan yang digerakkan oleh peralatan mekanik berupa mesin selain yang berjalan di atas rel.
  4. Kendaraan tidak bermotor; adalah setiap kendaraan yang digerakkan oleh tenaga manusia dan/atau hewan.
  5. Kendaraan bermotor umum; adalah setiap kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan barang dan/atau orang dengan dipungut bayaran.
  6. Mobil penumpang; adalah kendaraan bermotor angkutan orang yang memiliki tempat duduk maksimal 8 (delapan) orang termasuk untuk pengemudi atau yang beratnya tidak melebihi 3,500 (tiga ribu lima ratus) kilogram.
  7. Mobil bus; adalah kendaraan bermotor angkutan orang yang memiliki tempat duduk lebih dari delapan orang, termasuk untuk pengemudi atau yang beratnya lebih dari 3.500 (tiga ribu lima ratus) kilogram.
  8. Mobil barang; adalah kendaraan bermotor yang dirancang sebagian atau seluruhnya untuk mengangkut barang.

Masih terdapat pengertian dari istilah-istilah lainnya yang digunakan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan berkenaan dengan artikel ini, dan akan diuraikan sesuai dengan subjudul sebagaimana sistematika tersebut di atas.

Baca juga:

Kendaraan Menurut Undang-Undang

Pages: 1 2 3

Categories: Perhubungan

Tagged as:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.