Perdagangan

Metrologi Legal

timbangan, takaran, alat ukur
Photo by Polina Tankilevitch on Pexels.com

Hukum Positif Indonesia-

Metrologi legal terdiri dari dua kata yaitu metrologi dan legal. Pengertian metrologi berdasarkan ketentuan Pasal 1 huruf a Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal adalah ilmu pengetahuan tentang ukur mengukur secara luas, sedang legal maksudnya adalah sah menurut hukum.

Jadi metrologi legal adalah metrologi yang mengelola satuan-satuan ukuran, metoda-metoda pengukuran dan alat-alat ukur, yang menyangkut persyaratan teknik dan peraturan berdasarkan undang-undang bertujuan melindungi kepentingan umum dalam hal pengukuran.

Setiap satuan yang berlaku sah harus berdasarkan desimal, dengan menggunakan satuan Sistem Internasional (SI). Satuan Internasional merupakan satuan ukuran yang sistemnya bersumber pada suatu ukuran yang didapat berdasarkan atas satuan dasar yang disahkan oleh Konferensi Umum untuk ukuran dan timbangan.

Satuan Internasional

Satuan internasional yang digunakan diatur dalam ketentuan Pasal 3 – Pasal 7 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Adapun sayuan internasional yang dimaksud adalah:

  1. Satuan dasar besaran panjang adalah meter, dengan simbol “m”.
  2. Satuan dasar besaran massa adalah kilogram, dengan simbol “kg”.
  3. Satuan dasar besaran waktu adalah sekon, dengan simbol “s”.
  4. Satuan dasar besaran arus listrik adalah amper, dengan simbol “A”.
  5. Satuan dasar besaran suhu thermodinamika adalah Kelvin, dengan smbol “K”.
  6. Satuan dasar besaran kuat cahaya adalah kandela, dengan simbol “ed”.
  7. Satuan dasar besaran kuantitas zat adala mole, dengan simbol “mol”.

Sedangkan untuk bilangan adalah sebagai berikut:

  1. 1 000 000 000 000 000 000     = 1018  eksa       “E”.
  2. 1 000 000 000 000 000              = 1015  peta       “P”.
  3. 1 000 000 000 000                    = 1012      tera       “T”.
  4. 1 000 000 000                            = 109         giga       “G”.
  5. 1 000 000                                    = 106         mega    “M”.
  6. 1 000                                            = 103         kilo        “k”.
  7. 1 00                                              = 102     hekto    “h”.
  8. 10                                                 = 101         deka      “da”.
  9. 0,1                                                = 10-1        desi      “d”.
  10. 0,01                                              = 10-2        centi     “c”.
  11. 0,001                                            = 10-3        mili       “m” 
  12. 0,000 001                                    = 10-6        mikro   “u”
  13. 0,000 000 001                            = 10-9        nano     “n”
  14. 0,000 000 000 001                     = 10-12     piko       “p”
  15. 0,000 000 000 000 001             = 10-15     femto   “f”
  16. 0,000 000 000 000 000 001     = 10-18     atto       “a”
Pages: 1 2

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.