Tata Pemerintahan

Pendaftaran Tanah Untuk Pertama Kali

By: Rendra Topan

Pendaftaran tanah untuk pertama kali merupakan salah satu kegiatan dari pelaksanaan pendaftaran tanah. Pengertian pendaftaran tanah untuk pertama kali menurut Pasal 1 angka 9 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah adalah kegiatan pendaftaran tanah yang dilakukan terhadap objek pendaftaran tanah yang belum didaftar berdasarkan peraturan pemerintah nomor 10 tahun 1961 tentang Pendataran Tanah atau Peraturan Pemerintah ini.

Pendaftaran tanah untuk pertama kali dilaksanakan melalui pendaftaran tanah secara sistematis dan pendaftaran tanah secara periodik. (Pasal 13 ayat (2) PP 24/1997)

Kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali meliputi:

  1. Pengumpulan dan pengolahan data fisik.
  2. Pembuktian hak dan pembukuannya.
  3. Penerbitan sertifikat.
  4. Penyajian data fisik dan data yuridis.
  5. Penyimpanan daftar umum dan dokumen.

Pengumpulan dan Pengolahan Data Fisik

Langkah yang diperlukan dalam hal pengumpulan dan pengolahan data fisik adalah dilakukakannya kegiatan yang meliputi:

  1. Pengukuran dan pemetaan.
  2. Pembuatan peta dasar pendaftaran.
  3. Penetapan batas bidang-bidang tanah.
  4. Pengukuran dan pemetaan bidang-bidang tanah dan pembuatan peta pendaftaran.
  5. Pembuatan daftar tanah.
  6. Pembuatan surat ukur.

Pembuktian Hak dan Pembukuannya

Pembuktian hak dan pembukuannya meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Pembuktian hak baru.
  2. Pembuktian hak lama.
  3. Pembukuan hak.

Penerbitan Sertifikat

Sertifikat diterbitkan untuk kepentingan pemegang hak yang bersangkutan sesuai dengan data fisik dan data yuridis yang telah didaftar dalam buku tanah. (Pasal 31 ayat (1) PP 24/1997)

Penyajian Data Fisik dan Data Yuridis

Dalam rangka penyajian data fisik dan data yuridis, kantor pertanahan menyelenggarakan tata usaha pendaftaran tanah dalam daftar umum yang terdiri dari:

  1. Peta pendaftaran; adalah peta yang menggambarkan bidang atau bidang-bidang tanah untuk keperluan pembukuan tanah. 
  2. Daftar tanah; adalah dokumen  dalam bentuk daftar yang memuat identitas bidang dengan suatu sistem penomoran. 
  3. Surat ukur; adalah dokumen yang memuat syrat fisik suatu bidang tanah  dalam bentuk peta dan uraian.
  4. Buku tanah; adalah dokumen dalam bentuk daftar yang memuat data yuridis dan data fisik suatu objek pendaftaran tanah yang sudah ada haknya.
  5. Daftar nama; adalah dokumen dalam bentuk daftar yang memuat keterangan mengenai penguasaan tanah dengan sesuatu ha katas tanah, atau hak pengelolan dan mengenai pemilikan ha katas satuan rumah susun oleh orang perseorangan atau badan hukum tertentu.

Penyimpanan Daftar Umum dan Dokumen

Dokumen-dokumen yang merupakan alat pembuktian yang telah digunakan sebagai dasar pendaftaran diberi tanda pengenal dan disimpan di kantor pertanahan yang bersangkutan atau di tempat lain yang ditetapkan oleh menteri, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari daftar umum. (RenTo)(080819)

Advertisements

Categories: Tata Pemerintahan

Tagged as:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.