Perdagangan

Perumusan dan Penetapan SNI

By: Rendra Topan

Perumusan dan penetapan SNI diatur dalam Pasal 10 – Pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2018 tentang Sistem Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian Nasional.

Setelah dilakukannya perencanaan SNI, kemudian dirumuskan yang disusun dalam bentuk Program Nasional Perumusan Standar (PNPS) oleh Badan Standarisasi Nasional masih berupa rancangan, yang kemudian PNPS tersebut ditetapkan oleh BSN untuk periode satu tahun.

Dalam melakukan perumusan SNI tersebut di atas BSN membentuk sebuah komite teknis yang beranggotakan dari beberapa unsur, yaitu:

  1. Pemerintah pusat dan/atau pemerintah daerah.
  2. Pelaku usaha dan/atau asosiasi terkait.
  3. Konsumen dan/atau asosiasi konsumen terkait.
  4. Pakar dan/atau akademisi.

Komite teknis dimaksud didukung dengan sekretariat komite teknis yang dikelola oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN), dimana nantinya hal-hal yang mengatur tentang pengelolaan komite teknis dan sekretariatnya berdasarkan peraturan kepala BSN.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam perumusan SNI adalah ketersediaan sumber daya, kepentingan nasional, hasil penelitian, inovasi, dan pengalaman. Disamping SNI ada juga Standar Internasional, untuk itu perumusan SNI harus dilakukan selaras dengan standar internasional, melalui:

  1. Adopsi standar internasional dengan mempertimbangkan kepentingan nasional untuk menghadapi perdagangan global.
  2. Modifikasi standar internasional disesuaikan dengan perbedaan iklim, lingkungan, geologi, geografis, kemampuan teknologi, dan kondisi spesifik lainnya.

Namun begitu tidak selamanya SNI harus selaras dengan standar internasional. Demi untuk kepentingan nasional SNI dapat saja tidak selaras dengan standar internasional. Dalam arti tidak selaras dengan standar internasional adalah dalam hal perumusan SNI tidak hanya mengacu kepada satu standar internasional yang relevan saja, namun mengacu pada beberapa standar atau referensi lainnya.

Tahapan awal atas rancangan SNI yang dilakukan oleh BSN adalah melakukan jajak pendapat atau komunikasi dengan masyarakat. Hal ini dilakukan guna mendengar dan menampung masukan dari masyarakat, yang nantinya akan dibahas oleh BSN bersama dengan komite teknis sebagai bahan pertimbangan.

Mekanisme jajak pendapat dengan masyarakat ini dilakukan dengan berpedoman kepada sistem informasi standarisasi dan penilaian kesesuaian, atau dapat menggunakan metode lainnya untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam proses perumusan SNI.

Setelah melalui tahapan jajak pendapat , rancangan SNI di validasi oleh BSN sehingga rancangan tersebut menjadi rancangan akhir.

Dalam keadaan luar biasa atau terjadinya bencana alam atau untuk kepentingan nasional, kementerian atau lembaga pemerintah nonkementerian dapat mengusulkan perumusan SNI yang tidak termasuk dalam Program Nasional Perumusan Standar (PNPS) dengan disertai penjelasan yang meliputi:

  1. Judul rancangan SNI.
  2. Urgensi perumusan SNI.
  3. Acuan perumusan SNI.
  4. Metode perumusan SNI.
  5. Kerangka substansi SNI.
  6. Pihak yang menerapkan.

Usulan perumusan SNI sebagaimana dimaksud di atas tetap dilakukan pembahasan oleh komite teknis dan kemudian divalidasi oleh BSN menjadi rancangan akhir. Secara lebih jelas mengenai tata cara dan tahapan perumusan SNI serta jajak pendapat diatur dengan peraturan Kepala BSN.

Rancangan SNI setelah melalui tahapannya menjadi rancangan akhir, kemudian ditetapkan menjadi SNI dengan keputusan Kepala BSN dan selanjutnya di publikasikan melalui sistem informasi standarisasi dan penilaian kesesuaian. (Rento)(140419)

Advertisements

Categories: Perdagangan

Tagged as:

1 reply »

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.