Waktu Kerja

ilustrasi google

 By : Rendra Topan

Pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan telah mengatur tentang  lamanya waktu kerja, untuk menjamin kepastian hukum dari tujuan pembangunan ketenagakerjaan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 4 huruf a UU No.13 Tahun 2003 menyebutkan bahwa tujuan dari pembangunan ketenagakerjaan adalah memberdayakan dan mendayagunakan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi.

Dalam menjamin terlaksananya tujuan pembangunan ketenaga kerjaan tersebut dalam Pasal 77 UU No. 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan dinyatakan bahwa setiap pengusaha wajib melaksanakan ketentuan waktu kerja, yaitu lamanya waktu kerja adalah 40 (empat puluh) jam selama seminggu dengan ketentuan 7 (tujuh)jam/hari untuk selama 6 (enam) hari kerja dalam seminggu atau 8 (delapan) jam/hari untuk 5 (lima) hari kerja dalam seminggu.

Advertisements

Pengusaha juga wajib memberikan waktu istirahat dan cuti kepada pekerja/buruh sebagaimana diatur dalam Pasal 79 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yaitu untuk setiap 4(empat) jam kerja lamanya memiliki waktu istirahat setengah jam atau tiga puluh menit, untuk waktu 6 (enam) hari kerja diberikan waktu istirahat 1 (satu) hari dan untuk waktu 5 (lima) kerja diberikan waktu istirahat 2 (hari). Pekerja juga diberikan cuti tahunan selama 12 (dua belas) hari kerja setelah bekerja selama 12 (bulan) secara terus menerus.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa hubungan waktu kerja dengan waktu istirahat adalah bahwa lamanya waktu istirahat tidak mengurangi waktu kerja yang sudah ditetapkan, dan cuti dapat diberikan setelah bekerja selama satu tahun secara terus menerus.

Perlu diingat dalam peraturan ini berkenaan dengan waktu kerja, untuk sektor kerja tertentu diatur dalam peraturan perundang-undangan tersendiri.(RenTo)(060918).

Advertisements

2 comments

  1. Cuti 12 hari yang diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan, sesuai dengan surat edaran cuti bersama dimana telah disebutkan bahwa cuit bersama merupakan bagian dari cuti tahunan. Jadi cuti bersama memotong jumlah cuti yang 12 hari yang tersedia setiap tahunnya.

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.