Lingkungan Hidup

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun

ilustrasi google

By : Rendra Topan

Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) menurut Pasal 1 angka 1 Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan beracun adalah zat, energi, dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hiudp manusia dan makhluk hidup lain. Sedangkan pengertian limbah sendiri adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan.

Jadi limbah B3 adalah sisa dari suatu usaha atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan beracun. Setiap orang yang melakukan kegiatan atau usaha yang menghasilkan limbah B3 diwajibkan untuk melakukan pengeloaan limbah B3 yang dihasilkannya.

Jenis dan macam limbah B3 dikelompokan menjadi dan terdiri atas :

  1. Limbah B3 kategori 1
  2. Limbah B3 Kategori 2, terdiri atas :
  • Limbah B3 dari sumber tidak spesifik.
  • Limbah B3 dari B3 yang tumpah, B3 yang tidak memenuhi spesifikasi produk yang akan dibuang, dan bekas kemasan B3.
  • Limbah B3 dari sumber yang spesifik, meliputi; a) Limbah B3 dari sumber spesifik umum; b) Limbah B3 dari sumber spesifik khusus.

Limbah B3 yang termasuk kategori 1 dan kategori 2 dijelaskan tersendiri dalam Lampiran I PP No. 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah B3.

Karakteristik limbah B3, yaitu : mudah meledak, mudah menyala, reaktif, infeksius, korosif dan/atau beracun. Karakteristik ini digunakan sebagai standar untuk menguji apakah limabah dimaksud termasuk ke dalam kategori 1 atau kategori 2 ataupun limbah non B3. (RenTo)(300918)

Advertisements

Categories: Lingkungan Hidup

Tagged as: